lorongarkeologi.id | Untuk masa depan indonesia yang lebih hebat
15259
home,page-template,page-template-blog-compound,page-template-blog-compound-php,page,page-id-15259,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1400,qode-theme-ver-13.2,qode-theme-bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-5.4.5,vc_responsive

Lorong Arkeologi

Menjebatani masa lalu dengan masa kini untuk menuju masa depan yang lebih baik

head line, Lorong Inspirasi / 01.02.2018

Kata Kamus Besar Bahasa Indonesia, toleransi berasal dari kata “toleran” yang artinya bersifat atau bersikap menenggang (menghargai, membiarkan, membolehkan) pendirian (pendapat pandangan, kepercayaan, kebiasaan, kelakuan dsb) yang berbeda atau bertentangan dengan pendirian sendiri. Dalam kesehariannya toleransi selalu dikaitkan dengan agama atau kepercayaan. Jarang dikaitkan dengan tabiat seseorang atau sekelompok masyarakat yang berlatar belakang budaya yang...

Lorong Jelajah / 01.02.2018

Tiga anak sungai Barito bertemu di Margasari. Sungai Nagara, Sungai Tapin dan Sungai Bahan. Permukaan airnya  dipenuhi oleh  eceng gondok yang lalu lalang dibawa arus dan pasang surut. Inilah lokasi kuna yang pernah dikunjungi oleh seorang bangsa Eropa, bernama S. Muller pada abad ke-19 Masehi. Ia melaporkan bahwa di tepi Sungai Nagara terdapat peninggalan Orang...

Lorong Komunitas / 31.01.2018

Candi Sanggar Diantara para pembaca, mestinya pernah berkunjung  Gunung Bromo, entah dengan tujuan wisata bersama keluarga, pacar, sahabat-sahabat untuk melihat kawasan Bromo yang pesolek. Di seputar gunung tersebut, hiduplan Suku Tengger yang kondang dengan seabrek tradisi dan sungguh bisa membuat masyarakatnya hidup dengan damai dan sejahtera. Kawasan Tengger, mencakup di 4 kabupaten Lumajang, Probolinggo, Pasuruan dan...

Lorong Komunitas / 26.01.2018

Di dalam harian Sinar Harapan  tanggal 14 Nopember 1984 (hlm. I – XI) termuat berita tentang fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengenai binatang kodok (katak) yang dikatakan antara lain sebagai berikut: “Dalam fatwanya MUI menegaskan, membudidayakan kodok hanya diambil manfaatnya, tidak untuk dimakan, tidak bertentangan dengan ajaran Islam.  Pada bagian lain MUI membenarkan adanya pendapat...

Lorong Jelajah / 26.01.2018

Perahu telah menunggu tim arkeologi  di Parit 2 Desa Air Hitam Laut, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi.  Desa ini dibelah oleh sebatang sungai yang airnya berwarna hitam dan bersifat asam, yaitu Air Hitam Laut.  Di kiri-kanan sungai menjulur  parit-parit buatan hasil gotong royong  penduduk desa. Umar (77), salah satu sesepuh desa menceritakan tentang...